Hai mom... Diartikel kali ini saya akan share salah satu gangguan belajar pada anak yaitu Disleksia.
Disleksia adalah Gangguan kemampuan membaca dan menulis yang dialami oleh seseorang. Disleksia juga bisa di alami oleh orang dewasa dan anak- anak.
Menurut Critchley disleksia (1970) adalah kesulitan membaca, menulis, dan mengeja (disotografi), tanpa adanya gangguan sensorik perifer. Dalam arti tidak memiliki kelemahan pada pendengaran, penglihatan, inteligensi, emosional primer atau lingkungan kurang menunjang.
Berikut beberapa ciri-ciri anak yang menderita disleksia (Fanu, 2007:60):
- Membaca dengan amat lamban dan terkesan tidak yakin atas apa yang ia ucapkan.
- Menggunakan jarinya untuk mengikuti pandangan matanya yang beranjak dari satu teks ke-teks berikutnya.
- Melewatkan beberapa suku kata, frasa atau bahkan baris-baris dalam teks.
- Menambahkan kata-kata atau frasa-frasa yang tidak ada dalam teks yang dibaca.
- Membolak-balik susunan huruf atau suku kata dengan memasukkan huruf-huruf lain.
- Salah melafalkan kata-kata dengan kata lainnya, sekalipun kata yang di ganti tidak memiliki arti yang penting dalam teks yang di baca.
- Membuat kata-kata sendiri yang tidak memiliki arti.
- Mengabaikan tanda-tanda baca.
Ok mam sekian artikel singkat dari saya yang telah saya kutip dari beberapa sumber.. Semoga bermanfaat... Sekira nya ciri - ciri dia atas ada pada buah hati mom.. Jgn langsung menyimpulkan bahwa itu gangguan disleksia. Tapi konsul lah pada ahli nya.. Terima Kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar